Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Fuchsia, Sistem Operasi Baru Milik Google Pengganti Android

Air Mata Bayi di Luar Nikah Itu Meleleh Ketika Ditinggal Ibunya


Tak disangka, air mata meleleh perlahan di sudut mata bayi tersebut meski sedang tidur.

Biasanya orangtua akan menempatkan anak gadis mereka yang terlanjur dan hamil di luar nikah di rumah perlindungan Baitus Solehah, Malaysia. Tujuannya adalah supaya anak mereka itu mendapat perlindungan yang sebaiknya selama masa kehamilan.

Tentu saja orangtua menginginkan anak mereka itu dibimbing supaya bertobat dan berubah. Kemudian, setelah selesai melahirkan anak barulah mereka dijemput pulang ke rumah dan sebagainya.

Namun begitu, tidak semua orangtua dapat menerima cucu yang baru dilahirkan oleh anaknya itu. Ini karena banyak orangtua khawatir martabat keluarga tercemar dan menjadi bahan gunjingan masyarakat sekitar.

Jadi, banyak yang mengambil jalan mudah dengan memisahkan ibu dan bayi yang baru lahir itu. Salah satu caranya dengan menyerahkannya ke keluarga angkat atau kepada pihak lain.

Banyak orangtua yang hanya mau mengambil anaknya saja tapi meninggalkan cucunya. Nenek yang datang, jangankan memeluk atau menyentuh cucunya, menengok saja tidak.

Kasihan, bayi-bayi ini tidak bersalah. Tidak tahu dosa yang diperbuat ibu-bapaknya. Tetapi tidak punya hak untuk mendapatkan pelukan dan kasih sayang dari keluarga ibu-bapaknya.

Sebagaimana yang dialami oleh seorang ibu muda berikut ini. Ia terpaksa meninggalkan bayinya kepada pihak Baitus Solehah karena menuruti kehendak keluarga.

Ketika mau berangkat meninggalkan anaknya yang baru berusia satu bulan, si ibu ini menciumnya.

Tak disangka, air mata meleleh perlahan di sudut mata bayi itu meski sedang tidur. Bayi ini seolah-olah mengerti, dia bakal berpisah dan ditinggalkan oleh ibunya.

Sebulan bayi ini dibelai kasih dan sayang oleh ibunya, namun hari ini dia harus dipisahkan. Sang ibu dibawa pergi oleh nenek pulang ke rumah sementara dia harus tinggal tanpa belaian kasih sayang orangtuanya. Alangkah menyedihkan ketika mengetahui kondisi bayi tersebut.

Inikah Alasan Janin Hasil Perzinahan Mudah Dilahirkan

Kasus hamil diluar nikah ini sering kita temukan di lingkungan sekitar. Namun ada hal aneh yang terlihat pada wanita yang mengandung janin hasil perzinahan.

Mereka bisa melahirkan di mana saja tanpa bantuan orang lain, tidak terjadi perubahan signifikan pada tubuh, bahkan ditemukan dalam kondisi sudah melahirkan, tanpa ada yang tahu jika sebelumnya sedang hamil. Mengapa terjadi hal demikian? Adakah rahasia Allah dibalik hal itu?

Bahkan karena mudahnya dalam proses tersebut, ibu yang mengandung bayi hasil perzinahan tidak sayang membuang bayinya.

Diantara kita sering berkata “ Ada yang mudah mendapatkan anak, namun dibuang dan disia-siakan, ada juga yang begitu menginginkan anak namun begitu susah dalam prosesnya,”

Ternyata kemudahan tersebut bukan menjadi sebuah kenikmatan yang diberikan Allah kepada mereka yang mengandung janin hasil perzinahan. Namun itu merupakan bentuk siksa Allah kepada mereka. Mengapa demikian?

Namun Allah SWT menjanjikan pahala untuk setiap rasa sakit yang dirasakan sang ibu. Kesulitan yang dialami oleh ibu hamil, baik letih, sakit, gangguan kesehatan, kejiwaan, materi pada waktu yang banyak. Kesemuanya itu -insyaallah- ada pahala dan balasan yang dicatat untuk wanita hamil.

Seorang hamba muslim akan diberi pahala oleh Allah pada semua musibah yang menimpanya di dunia, hingga duri yang mengenainya, Allah akan hapuskan dosa-dosanya. Maka sakit yang saat melahirkan dan saat hamil, lebih agung dan lebih besar.

Lantas mengapa Allah SWT mempermudah proses persalinan wanita yang mengandung anak hasil perzinahan?

Hal tersebut serta merta karena Allah SWT mencabut rasa kesusahan itu sehingga tidak mendapatkan pahala sebagaimana wanita-wanita lain yang bersusah payah ketika hamil hasil pernikahan yang sah.

Kemudian ketika melahirkan, mudah saja anak itu keluar. Maka, pahala sakit karena melahirkan anak itu telah diangkat darinya. Wanita biasa, pada keadaan begini harus dibantu oleh bidan yang terampil, itu pun susah dan sakit untuk melahirkan anak, tetapi wanita yang telah berzina tidak demikian adanya.

Setelah anak itu lahir, tidak jarang bayi itu dibunuh agar tidak meninggalkan jejak. Mengapa sampai begitu kejam? Karena perasaan kasih sayang sudah dicabut juga darinya. Allahualam bishawwab.